Apa itu Fashion?

Fashion tidak hanya tentang gaya seseorang dalam berpakaian, tetapi juga aksesoris, kosmetik dan gaya rambut yang ia gunakan. Meski begitu, istilah fashion pada kebanyakan orang merujuk pada gaya berpakaian yang digunakan seseorang dalam aktivitas sehari-hari, maupun di acara-cara istimewa atau penting.

seragam batik keluarga

Bagaimana fashion mendekatkan antar anggota keluarga?

Adakalanya anggota keluarga ingin tampil dengan kompak, seperti saat foto keluarga, menghadiri kondangan, atau acara-acara resmi lainnya. Namun, tidak jarang baju kembaran keluarga ini dipakai saat momen Lebaran. Untuk keperluan inilah kemudian lahir konsep baju kembaran atau seragam. Konsep ini menekankan pada pilihan warna dan morif baju yang senada, meski model baju yang dikenakan berbeda-beda

Dengan mengenakan baju seragam, tanpa perlu banyak bicara, semua orang pasti sudah tahu kalau siapa saja yang mengenakan seragam tersebut memiliki ikatan kekeluargaan. Baju ini tidak hanya menunjang penampilan, dan menampilkan kekompakkan, tetapi juga sebagai identitas sebuah keluarga atau ikatan kekeluargaan.

Selain itu, menurut Janis Gan, pendiri Fayth, salah satu merk fashion yang cukup terkanl di Singapura, berpendapat bahwa tren baju kembaran/ seragam merupakan perwujudan dari keinginan anak-anak semua generasi yang ingin berdandan seperti orang tua mereka. Karena itulah, Fayth meluncurkan rangkaian pakaian kembar Mommy and Me pertamanya dengan merk pada tahun 2019, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Janis berkata: “Anak-anak menghormati orang tua mereka. Ingatkah Anda, ketika masih kecil Anda ingin berdandan atau bahkan benar-benar berdandan seperti ibu Anda? Tren baju kembar atau seragam, bekerja dua arah. Para orang tua berpikir berpikir bahwa berpakaian persis seperti anak-anak mereka adalah sesuatu yang menyenangkan. Sementara iru, anak-anak menganggap orang tua mereka sebagai inspirasi. ”

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih baju seragam untuk keluarga?

A. Sesuaikan dengan Karakter Anggota Keluarga

Agar baju seragam tersebut sesuai dengan semua anggota kelarga, akan banyak sekali komunikasi yang terjalin antar anggota keluarga. Mulai dari mengkomunikasikan pilihan model baju, warna baju, bahan untuk baju, hingga di mana akan membeli baju itu atau malah ingin menjahit baju tersebut di penjahit langganan. Seru banget, kan?

Dengan begini, bisa jadi anggota keluara yang semula tenggelam dalam kesibukannya masing-masing, kemudian tergerak untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan yang lainnya. Sebab, mereka merasa berperan untuk menentukan baju seragam yang sesuai untuk keluarga dan mereka sendiri

Karena nantinya baju kembaran atau seragam ini dikenakan oleh seluruh keluarga, maka pemilihan model, warna, dan motifnya pun harus disesuaikan dengan karakter keluarga. Misalnya apakah keluarga tersebut merupakan keluarga tradisional, sederhana, atau justru modis dan selalu mengikuti tren mode pakaian terbaru

Agar lebih mudah menyatukan persepsi seluruh keluarga, sebaiknya pilihlah motif dan warna-warna yang netral. Menurut Kodzoman (2019) . warna netral antara lain: warna seragam seperti hitam, putih, abu-abu, dan coklat beige. Pada hasil penelitian Frank & Gilovich (1988) warna tersebut merupakan bagian dari perncerminan karakter dengan kesan tegas dan sederhana.

Disamping itu, batik dengan motif dan warnanya yang khas bisa juga dijadikan pilihan tepat untuk baju kembaran/ seragam. Motif batik yang beragam (baik tradisional maupun modern) dan warna-warnanya yang cenderung netral mudah di padu-padankan dengan bahan lain dan bisa dikenakan untuk berbagai acara, baik formal maupun kasual.

B. Bahan yang Nyaman

Agar seluruh anggota keluarga merasa nyaman memakai seragam, pastikan bahannya ringan dan adem. Untuk kenyamanan, pilihan utama jatuh pada katun. Selain nyaman, dingin dan menyerap keringat, bahan katun memiliki tingkat elastisitas tinggi, sehingga anggota keluarga, khususnya anak-anak bisa leluasa bergerak.

Ig : @ikanur_w

Selain katun, bisa juga menggunakan satin, sifon, atau ceruti. Sebaiknya hindari bahan-bahan yang terlalu tebal dan panas seperti beludru.

C. Pilih Model yang Simpel

Mengenakan pakaian yang modelnya terlalu heboh bisa jadi akan menyulitkan Anda dan keluarga dalam beraktivitas.

D. Tidak harus 100 persen sama

Meski disebut baju seragam, seragam keluarga tidak dibuat sama persis, seperti baju seragam pada umumnya. Baju seragam keluarga lebih menitik beratkan pada warna dan motif yang senada, Karena, setiap anggota keluarga memiliki karakter dan selera fashion yang tidak sama. Untuk mengatasi hal ini, baju seragam yang dibuat lebih menekankan pada warna atau motif yang sama, sedangkan model baju disesuikan dengan selera masing-masing.

Orang tua bisa memilih model yang berbeda dengan anak tapi tetap dalam satu tema. Misalnya tema baju seragam keluarga adalah batik. Sang Ibu bisa mengenakan gamis atau dress, dan sang ayah mengenakan kemeja, sedangkan Si Kecil bisa menggunanakan gaun pendek (jika perempuan), dan kemeja pendek (jika laki-laki). Hal tersebut tidak hanya membuat Si Kecil nyaman, tetapi juga menjaganya tetap tampil dengan gaya anak-anak seusianya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.